Rapid Test Masih Minim, Baubau dan Buton Masing-Masing 50, Busel 20
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sejumlah daerah di Jazirah Kepulauan Buton (Kepton) sudah menerima bantuan Rapid Test. Kota Baubau dan Kabupaten Buton masing-masing menerima sebanyak 50 buah. Sedangkan Buton Selaten kabarnya akan diberikan sebanyak 20 buah.
Untuk Kota Baubau, dari 50 buah rapid test itu, dua diantaranya sudah terpakai. Sehingga yang berlum terpakai hingga Rabu (1/4) tinggal 48 buah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Dr Wahyu.
"Menggunakan pemeriksaan imunoglobulin sebagai upaya tes screening awal dan bisa dilaksanakan secara efektiv adalah sebuah keputusan yang baik, totalnya semua 50 rapid tes kami terima," kata Wahyu saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (1/4).
Dari jumlah 50 kini tersisa 48 rapid tes. Pasalnya, selebihnya digunakan pada pasien dalam pengawasan (PDP) di salah satu RS swasta sementara dalam perawatan.
"Saat ini tersisa 48 rapid tes, duanya digunakan oleh PDP yang sedang menjalani perawatan di RS Siloam Baubau dan hasilnya kami belum mengetahui," ungkapnya.
Adapun penggunaan alat tes cepat tersebut, lanjutnya, diproritaskan kepada mereka-mereka yang sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh dokter penyakit dalam.
"Ada skala proritasnya, mana kala pihak dokter sudah menyatakan bahwa PDP sudah memenuhi semua gejala-gejala Covid-19 maka akan dites dengan rapid test. Kemudian ada ketentuannya juga ketika sudah tehitung paling cepat tujuh hari atau 10 hari PDP, selanjutnya dokter yang memutuskan," ujarnya.