Stok Terbatas, Rapid Test Covid-19 Digunakan Buat Pasien Tertentu
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terima sekitar 50 rapid test atau tes cepat secara massal untuk pemeriksaan imuniglobulin sebagai screening awal. Rapid test ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Dr Wahyu mengatakan, saat ini pihaknya sudah menerima rapid test sebanyak 50 buah. Dua diantaranya sudah terpakai.
"Menggunakan pemeriksaan imunoglobulin sebagai upaya tes screening awal dan bisa dilaksanakan secara efektif adalah sebuah keputusan yang baik, totalnya semua 50 rapid test kami terima," kata Wahyu saat dikonfirmasi via telp, Rabu (1/4).
Dari jumlah 50 kini tersisa 48 rapid tes pasalnya, selebihnya digunakan pada pasien dalam pengawasan (PDP) di salah satu RS swasta sementara dalam perawatan.
"Saat ini tersisa 48 rapid tes, duanya digunakan oleh PDP yang sedang menjalani perawatan di RS Siloam Baubau dan hasilnya kami belum mengetahui," ungkapnya.
Lanjut, Wahyu juga menyinggung adapun penggunaan alat tes cepat tersebut diproritaskan kepada mereka-mereka yang sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh dokter penyakit dalam.