Berita Terkini
Baubau

Dewan Desak Pemkot Perjelas BLT bagi Warga Terdampak Corona

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 3 April 2020 12:57 WIB · 2 menit baca
Dewan Desak Pemkot Perjelas BLT bagi Warga Terdampak Corona
Acep Sulfan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Anggota DPRD Baubau, Acep Sulfan kembali mendesak kejelasan tentang alokasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang terdampak pandemik virus Corona. Politisi Gerindra ini merasa Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau belum juga punya perhatian terhadap ekonomi rakyat yang babak belur akibat wabah Covid-19 itu.

"Beberapa daerah seperti Kota Malang menyiapkan Rp 10 miliar dan Provinsi Jawa Barat Rp 5 triliun untuk warganya yang terdampak Covid-19. Tapi, kita sampai hari ini belum jelas," kata Acep kepada wartawan, Kamis (2/4).

Ketua Fraksi Gerindra-Sejahtera ini mengaku, pihaknya sungguh khawatir ekonomi warga terpukul akibat wabah Corona. Pekerja harian terutama tukang ojek, Pedagang Kaki Lima (PKL) dan buruh akan mengalami kesusahan ekonomi di tengah pandemik.

"Terutama jika pemerintah pusat menyetujui penutupan sementara Pelabuhan Murhum dan Bandara Betoambari. Bayangkan nasib warga yang menggantungkan hidup di sana, pasti terlunta-lunta," jelas anggota Komisi II DPRD Baubau ini.

Acep menambahkan, pihaknya menganggap realokasi APBD 2020 sebesar Rp 33,9 miliar juga baru sebatas gambaran secara umum kegiatan penanggulangan virus Corona. "Tapi, rincian item-item penggunaan anggaran itu kami belum terima," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Baubau, Roni Muhtar menuturkan, pihaknya akan mengupayakan alokasi BLT jika pelabuhan dan Bandara ditutup sementara. Namun, pihaknya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

"Artinya, kita tidak menetapkan berapa-berapa. Tapi, prinsipnya pemerintah akan berusaha untuk membuat warga tetap berdaya dalam kehidupannya," pungkas Roni. (exa)