Stok Sembako Aman, Masyarakat Busel Diminta Tidak Panik Soal Isu Kenaikan Harga

PUBLIKSATU - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Buton Selatan memastikan saat ini stok bahan pokok (sembako) di daerahnya masih aman.
Isu kenaikan kenaikan harga seperti beras tidak perlu ditanggapi secara serius yang bisa menimbulkan kepanikan berlebihan pada masyarakat di tengah pandemi COVID-19.
Olehnya itu masyarakat Busel diminta untuk tenang dan tidak panic buying atau melakukan pembelian karena panik. Sebab, dipastikan ketersediaan stok saat ini masih cukup hingga selesai Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang.
"Yang bikin naik itu karena kepanikan masyarakat. Padahal stok kita ada," kata Kepala Disperindag Busel, Hardin kepada wartawan di kantor Sekretariat Daerah, Jumat (03/04/2020).
Kendati demikian lanjut Hardin mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan untuk memastikan ketersediaan stok dan kenaikan harga tidak terlalu signifikan di pasaran.
"Mobil penumpang jalur Sampolawa dalam seminggu lima kali memuat bahan pokok seperti beras. Dan itu mereka mengambilnya di Bulog, di sana harga beras Rp 8.450 perkilo. Jika ada sedikit kenaikan, itu masih wajar karena belum dihitung biaya pemuatan untuk sampai di sana," imbuhnya.
Lebih lanjut mantan Camat Batauga itu mengharapkan kerjasama dan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat agar segera melaporkannya jika ada kelangkaan ataupun kenaikan harga. Terlebih jika ada penimbunan oleh oknum-oknum yang ingin mendapat keuntungan dan memanfaatkan panic buying di tengah merambahnya Covid-19.