Berita Terkini
Opini

Horor Lambelu

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Senin, 6 April 2020 04:22 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Horor Lambelu

Catatan: Irwansyah Amunu

PUBLIKSATU, LUAR biasa hebohnya jagat dunia maya Baubau. Semua berawal dari postingan Desy Syahdiana pada 2 April 2020 ihwal kapal KM Lambalu yang memuat penumpang positif Covid-19.

Statusnya bertulis: Bagi penumpang kapal Lambelu tgl 28 Maret harap mengkarantina diri selama 14 hari, tidak keluar rumah, karena 4 kasus yg positip menaiki kapal tersebut….

BanyaknyaItuPenumpangnyaaaa???

Ditambah lagi dengan video berdurasi enam menit empat detik. Terlihat tiga orang menjelaskan status penumpang yang turun dari KM Lambelu positif Covid-19. Di belakangnya tertulis Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Nunukan.

Itulah yang membuat kedatangan KM Lambelu, Senin (6/4) berubah menjadi horor. Khawatir kedatangan Lambelu memberikan dampak negatif. Membayangkan penumpang yang turun adalah carier, membawa corona menginfeksi warga lainnya di Baubau dan kampung halamannya.

Pelabuhan Murhum adalah pintu gerbang laut Sultra. Sekali pelayaran, biasanya kapal PT Pelni memuat ribuan penumpang.

Kapal milik PT Pelni memang primadona warga Bumi Anoa. Digunakan saat harga tiket melangit. Jadi penumpangnya bukan hanya warga Baubau. Tapi 17 kabupaten/kota di Sultra.

Bagikan