Pelni Beberkan Tiga ABK Lambelu Negatif Corona
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Vonis prematur tentang tiga Anak Buah Kapal (ABK) KM Lambelu yang diduga terinfeksi virus Corona terpatahkan. PT Pelni mengkonfirmasi hasil pemeriksaan sampel darah terbaru menunjukkan ketiganya dinyatakan negatif Covid-19.
"Kemarin (Selasa, red) itu belum diputuskan yang sebenarnya dari tim laboratorium. Tadi (Rabu) pagi, saya baru dapat hasilnya negatif. Ini data yang fix, tidak main-main," ungkap Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Capt Akhmad Sadikin dikonfirmasi via seluler, Rabu (8/4).
Ia pun tidak mengetahui asal muasal rumor yang menyatakan tiga kru KM Lambelu terindikasi terjangkit Corona di Pelabuhan Lorens Say Maumere Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) usai berlayar dari Pelabuhan Murhum Kota Baubau.
"Saya sudah bagikan semua data hasil pemeriksaannya ke Pak Wali Kota Baubau, pak Sekda Baubau, Tim Gugus Tugas Covid-19 Baubau. Disitu semua jelas menyatakan negatif dilengkapi dengan ditanda tangan dan stempel tim kesehatan," imbuhnya.
Atas kehebohan informasi prematur tiga ABK itu, kata dia, pihaknya mengajukan ke manajemen PT Pelni pusat untuk melakukan omisi terhadap KM Lambelu. Kapal tersebut langsung diarahkan ke Pelabuhan Makassar untuk dikarantina dan disterilkan.
"Kalau sesuai trayeknya itu, Baubau - Maumere - Larantuka - Baubau - Makassar. Tapi, supaya ini tidak makin viral, maka kapal dikosongkan dari penumpang dan tidak usah dulu singgah Baubau," bebernya.
Praktis, tambah Akhmad Sadikin, kebijakan omisi tersebut berimplikasi pada calon penumpang. Pihaknya membatalkan pemberangkatan calon penumpang KM Lambelu.