Pemkab Busel Berdayakan Penjahit Lokal Buat Masker

PUBLIKSATU - Dalam rangka memutus mata rantai virus corona (COVID-19), masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker khususnya saat beraktivitas di luar rumah. Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan penggunaan masker membuat beberapa daerah mengalami kelangkaan. Seperti halnya di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara.
Untuk mengatasi itu, Pemkab Busel melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memberdayakan puluhan penjahit lokal untuk membuat masker kain atau masker nonmedis.
"Pemkab memberdayakan penjahit yang ada setiap kecamatan. Ada 15 penjahit untuk sementara 4000 yang dibuat," kata Kepala Disperindag Busel, La Hardin kepada Publiksatu.co via Whatsapp, Jumat (10/4/2020).
"Sesuai instruksi pak bupati, jika semuanya sudah siap, secepatnya akan segera didistribusikan," sambungnya singkat.
Sementara itu Bupati Busel, H La Ode Arusani sudah menganjurkan seluruh masyarakatnya untuk tetap di rumah dan selalu menerapkan social distancing ataupun physical distance. Sebab, untuk mencegah virus tersebut harus melalui kerjasama dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.
"Jangan dulu berkumpul-kumpul. Kalaupun nanti terpaksa keluar rumah karena ada yang tidak bisa ditunda, itu harus selalu pakai masker dan jaga kesehatan," imbau Bupati Arusani saat ditemui beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.