Baubau

Pekalape Baubau Distribusi Satu Ton Beras ke Masyarakat Kurang Mampu dan Terdampak Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 4 Mei 2020 16:04 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pekalape Baubau Distribusi Satu Ton Beras ke Masyarakat Kurang Mampu dan Terdampak Covid-19
Ketua Pekalape Baubau menyerahkan bantuan kepada warga Kanakea

PUBLIKSATU, BAUBAU - Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Kanakea Lentera Pembaharu Baubau (Pekalape Baubau) membagikan bantuan berupa satu ton beras dan ratusan kilogram bahan pokok lainnya kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19 di wilayah Kanakea, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara pada Minggu, 3 Mei 2020.

Sembako yang didistribusikan tersebut berasal dari donasi masyarakat yang dikumpulkan melalui Posko Bantuan Kemanusiaan yang dibentuk oleh Pekalapa Baubau.

Lebih dari 200 keluarga kurang mampu khususnya masyarakat yang terkena dampak Covid-19 menjadi penerima bantuan yang dibagikan.

Koordinator Posko Bantuan Kemanusiaan Pekalape Baubau, Zulkarnain, menyampaikan bahwa sejak hari Selasa tanggal 28 April 2020, Pekalape Baubau membuka Posko Bantuan Kemanusian untuk membantu masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19. Kemudian setelah lima hari dibuka, donasi yang masuk di Posko Bantuan dirasa sudah cukup untuk dibagikan kepada masyarakat di Kanakea.

"Kita melihat donasi yang masuk di Posko Bantuan Kemanusiaan Pekalape Baubau sudah cukup banyak yaitu satu ton beras dan ratusan kilogram bahan kebutuhan pokok lainnya, sehingga kita bersepakat untuk mulai mendistribusikannya pada hari ini Minggu, 3 Mei 2020. Kita ingin agar bantuan yang ada segera tersalurkan secepatnya karena sudah sangat dibutuhkan masyarakat," ungkapnya.

Ketua Pekalapa Baubau, Arief Budianto Gavoer, menyampaikan rasa haru dan syukurnya karena melihat banyak masyarakat yang ternyata masih mempunyai rasa kepedulian sosial yang tinggi dan mau berpartisipasi dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang beruntung.

"Alhamdulillah, donasi yang terkumpul ternyata melebihi target sehingga jumlah masyarakat kurang mampu yang menerima bantuan juga kita tambah. Hal ini menunjukkan bahwa jiwa dan kepedulian sosial masyarakat kita masih sangat tinggi. Kita hanya perlu mengajak dan membuat wadah agar masyarakat bisa menyalurkan rasa kepedulian sosial itu," ungkapnya.

Bagikan