Lifestyle

Puasa Sebagai Detoksifikasi Racun dari Tubuh, Ini Lima Faktanya

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Kamis, 14 Mei 2020 18:56 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Puasa Sebagai Detoksifikasi Racun dari Tubuh, Ini Lima Faktanya

PUBLIKSATU – Selain ibadah wajib bagi umat Muslim, puasa selama Ramadan juga memberi manfaat bagi kesehatan. Berpuasa juga dapat memulihkan tubuh dan memperbaiki sel tubuh yang rusak.

Detoks atau detoksifikasi berarti membuang atau menghilangkan racun. Detoksifikasi dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit dan memperbarui kemampuan organ-organ tubuh untuk menjaga kesehatan yang optimal.

“Selama satu tahun hampir setiap saat tubuh kita terpapar oleh beragam racun, baik yang dihasilkan dari tubuh sendiri, dari lingkungan sekitar (polusi udara), maupun dari pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat misalnya konsumsi makanan yang diolah berlebihan, junk food, konsumsi alkohol,” kata pakar kesehatan dan scientific dari FibreFirst, Nourmatania Istiftiani.

Menurutnya, secara alami tubuh manusia sebenarnya telah memiliki perlindungan sendiri dalam membuang racun-racun dalam tubuh. Organ detoksifikasi utama antara lain hati, ginjal, usus dan sistem pencernaan, serta kulit.

Puasa dapat membantu detoks, simak faktanya:

1. Perbaiki Sel-sel Tubuh

Molekul-molekul sisa yang terbentuk dapat menumpuk di dalam sel dan menyebabkan kerusakan. Sel yang sudah rusak, tidak perlu lagi dan perlu dibuang. Autofagi merupakan cara tubuh untuk menyelamatkan diri dari sel-sel yang sudah tua dan rusak sehingga dapat membentuk sel-sel baru yang lebih sehat. Selama autofagi, sel yang dibuang bagian yang tidak diinginkan dan bagian yang sudah tidak bekerja dengan baik. Namun, kadang kala sel juga akan mendaur ulang bagian yang rusak tersebut menjadi komponen baru atau asam amino (bagian yang rusak penyusun protein).

Saat kita berpuasa dan jumlah makanan yang masuk ke tubuh kita, sel di dalam tubuh kita akan mendapatkan asupan kalori yang lebih sedikit, sehingga sel harus bekerja lebih efisien. Sel-sel tubuh akan mengeluarkan komponen yang tidak diperlukan dan bagian sel yang sudah rusak, atau mendaur ulang zat-zat tersebut menjadi bagian sel yang masih diproses dengan baik. Dengan cara ini, sel tubuh dapat bekerja dengan normal.

Bagikan