Bocah 9 tahun Meninggal Karena Penyakit Langka, Diduga Terkait Corona
Bagikan

PUBLIKSATU – Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun di Kota Marseille, Prancis, meninggal dunia pada Jumat (8/5) pekan lalu akibat penyakit yang mirip dengan gejala sindrom Kawasaki dan hasil tes menunjukkan bahwa dia terinfeksi korona (Covid-19), demikian disampaikan dokter yang menanganinya kepada media Prancis pada Jumat (15/5).
Tim medis dari Rumah Sakit Universitas La Timone di Marseille, Prancis selatan, mengatakan bahwa bocah itu merupakan korban pertama akibat penyakit tersebut di Prancis dan yang kedua di Eropa setelah kematian seorang bocah laki-laki di Inggris. “Anak itu menunjukkan gejala yang menyerupai penyakit Kawasaki dan serologinya mengindikasikan bahwa dia telah terinfeksi coronavirus tanpa mengalami gejala pada beberapa pekan sebelumnya,” kata Profesor Fabrice Michel, kepala layanan resusitasi pediatri di rumah sakit tersebut seperti dilansir Xinhua dari Antara.
Korban menjalani perawatan pediatri intensif selama sepekan sebelum mengalami henti jantung diikuti kerusakan otak yang menyebabkan kematiannya, papar sang dokter, seraya menambahkan bahwa penelitian sedang dilakukan terkait kemungkinan hubungan antara coronavirus dan penyakit Kawasaki.
Sejak 1 Maret, total 135 kasus mirip penyakit Kawasaki yang terkait Covid-19 telah dilaporkan di Prancis, menurut otoritas kesehatan negara itu. Penyakit Kawasaki merupakan penyakit peradangan yang langka, terutama menyerang bayi dan anak kecil. Gejalanya sendiri meliputi demam tinggi, ruam, pembengkakan kelenjar, mata berwarna merah muda, dan peradangan pada jantung dalam kasus serius.
Peradangan pembuluh darah dan kerusakan jantung lebih jelas terlihat pada kasus yang diduga terkait dengan Covid-19 dibandingkan dengan penyakit Kawasaki biasa, demikian dikatakan badan kesehatan publik Prancis pada Kamis.