Baubau Segera Rapid Test Massal, Tenaga Medis Tetap 'Adem' Tangani Covid-19
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kota Baubau siap melakukan rapid test secara besar-besaran. Pelaksanaannya masih menunggu alat metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi itu tiba di Kota Baubau.
"Saat ini 700-an rapid tes sedang dalam perjalanan. Kalau itu sudah tiba, maka kita bisa segera melakukan rapid tes pada kelompok yang lebih besar lagi," beber Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Baubau, dr Lukman saat jumpa pers, Selasa (19/5).
Rapid test massal itu, menurut dia, prioritas sasarannya kepada Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang didata para surveilans. "OTG dan ODP ini didalamnya ada eks penumpang kapal Pelni," ujarnya.
Saat ini, urai, berdasarkan data Covid-19 19 Kota Baubau per 19 Mei 2020 yaitu OTG 132 orang, ODP 17 orang. Kemudian, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dua orang dan konfirmasi positif masih tetap lima orang.
"Mudah-mudahan dengan rapid test nanti kita bisa dapatkan data yang lebih baik. Sehingga, kita bisa mengambil langkah-langkah strategis untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Baubau," pungkasnya.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Baubau memastikan lima pasien positif Covid-19 tetap mendapat perawatan secara baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Belum ada aksi protes maupun mogok kerja dari tenaga medis seperti isu yang beredar belakangan ini.
"Teman-teman tetap bekerja sesuai jadwal kegiatannya. Hanya yang perlu dipahami jadwal jaga dibagi per kelompok," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Baubau, dr Lukman dikonfirmasi di Sekretriat Bersama Gugus Tugas Covid-19 Baubau, Selasa (19/5).