"PR" 106

Catatan: Irwansyah Amunu
NON reaktif. Begitu hasil rapid test massal yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Baubau, Kamis (21/5) lalu.
Sayangnya 106 orang absen. Itulah yang saya sebut: "PR" 106.
Menurut Kadis Kesehatan Kota Baubau, Dr Wahyu, rapid test massal yang dilakukan terhadap 114 sasaran OTG, ODP dan klaster Dorolonda diseluruh wilayah kerja Puskesmas se-Kota Baubau termaksud di Sekber Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Baubau, hasilnya non reaktif.
Hanya saja, pihaknya menyayangkan ketidakhadiran 106 masyarakat yang diundang mengikuti rapid test absen. "Mungkin karena kesibukannya atau karena kekhawatiran yang berlebihan untuk mengikuti rapid test," kata Wahyu seperti yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Kota Baubau, Sabtu (23/5).
Bandingkan dengan Kolaka yang melakukan rapid test kepada 3000 warganya. Suatu angka yang luar biasa.
Ide rapid test massal adalah gagasan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd. Termasuk mencanangkan Gerakan Semesta memerangi Covid-19.