Berita Terkini
Baubau

Legislator Temukan Keanehan Penyaluran Bansos di Baubau

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 28 Mei 2020 14:12 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Legislator Temukan Keanehan Penyaluran Bansos di Baubau
Acep Sulfan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau baru saja menyalurkan Sembako senilai Rp 500 ribu ke masyarakat terdampak Covid-19. Namun, sistem pembagian Bantuan Sosial (Bansos) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Baubau itu ternyata terkesan amburadul.

Selain masih ada warga berhak tidak terkafer, juga item bantuan yang diberikan dirasa ganjil. Dua masalah ini banyak diadukan warga kepada Legislator.

“Banyak warga yang mengeluhkan ke saya bahwa mereka tidak terdata sebagai penerima Bansos. Saya tahu mereka ini adalah keluarga yang benar-benar berhak mendapat bantuan,” ungkap Legislator Partai Gerindra, Acep Sulfan kepada wartawan, belum lama ini.

Bukan hanya itu, anggota Komisi II DPRD Baubau ini mengungkapkan, warga penerima juga merasa heran paket Bansos yang diberikan tidak lengkap.

“Setelah saya telusuri di Kecamatan Wolio ternyata banyak warga hanya diberikan Bansos berupa minyak goreng dan telur. Harusnya ada beras, kenapa bahan pokok yang paling dibutuhkan itu tidak ada,” ujarnya.

Menurut Ketua Fraksi Gerindra-Sejahtera ini, jika ini tidak diselesaikan, maka akan berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Untuk itu, pihaknya meminta Pemkot dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) Baubau untuk mendata kembali penerima dan mengevaluasi ulang distribusi Bansos.

“Kemudian, saya minta Pemkot Baubau agar transparan mengelola anggaran penanganan pandemik wabah virus Corona. Sehingga, publik bisa mengetahuinya,” tandasnya.

Bagikan