Konsumsi Vitamin D Bisa Bantu Cegah Infeksi Covid-19, Benarkah Demikian?
Bagikan

PUBLIKSATU – Tetap berada di dalam rumah dan kurang paparan sinar matahari, membuat seseorang kurang vitamin D. Padahal vitamin D dipercaya bisa membantu menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi Covid-19. Benarkah demikian?
Di Inggris, Departemen Kesehatan Masyarakat merekomendasikan masyarakat konsumsi vitamin D sepanjang tahun jika tidak sering berada di luar rumah. Begitu pula jika terlalu lama dirawat di rumah sakit. Pemerintah Skotlandia dan Welsh dan Badan Kesehatan Masyarakat Irlandia Utara pun telah mengeluarkan saran serupa.
Pakar dari British Nutrition Foundation Sara Stanner mengatakan tinggal di rumah sangat penting selama pandemi. Tapi hal itu membatasi seseorang mendapatkan sinar matahari.
“Ini berarti kita perlu sedikit perawatan ekstra untuk menjaga kadar vitamin D kita tetap sehat,” katanya seperti dilansir dari BBC, Minggu (31/5).
Vitamin D penting untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot. Kurang vitamin D dapat menyebabkan penyakit kelainan tulang yang disebut rakhitis pada anak-anak. Serta kondisi kelemahan tulang yang sama yang disebut osteomalacia pada orang dewasa.
Vitamin D dan Covid-19
Beberapa penelitian menunjukkan vitamin D meningkatkan ketahanan terhadap pilek dan flu. Namun, belum ada bukti bahwa vitamin D mengurangi risiko terkena atau terserang virus Korona.