Berita Terkini
Baubau

Pemkot Baubau Masih 'Nafsu' Tambah PAD

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 25 Juni 2020 13:57 WIB · 2 menit baca
Pemkot Baubau Masih 'Nafsu' Tambah PAD
Wali Kota Baubau, AS Tamrin

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 85,97 miliar sepanjang tahun 2019 atau meningkat 21,70 persen dibandingkan 2018. Namun, jumlah pencapaian tersebut dianggap masih perlu ditingkatkan lagi.

Ini diungkapkan Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat rapat paripurna mendengarkan jawaban Wali Kota atas pemandangan umum fraksi terhadap Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019 di gedung DPRD, Rabu (24/6).

"Pemerintah tidak akan berhenti sampai dengan pencapaian ini dan akan terus berupaya meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah," ungkap Monianse.

Perburuan sumber pundi-pundi PAD tersebut, kata dia, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi yang didukung dengan data dan kajian akademis yang tepat dan terukur, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia kompeten. "PAD ini merupakan indikator kemampuan berotonomi atau kemandirian daerah untuk membiayai belanja rutin," ujarnya

Disisi lain, Politisi PDI-P ini mengakui alokasi anggaran yang dirancang Pemkot Baubau belum efisien. Ini tampak pada alokasi belanja yang hanya terealisasi 90,85 persen atau lebih rendah 5,5 persen dari batas minimum kewajaran yakni sebesar 95 persen.

"Pencapaian ini menunjukan bahwa kualitas perencanaan anggaran harus menjadi perhatian bersama. Tingkat efisien anggaran pada tahun-tahun mendatang perlu ditingkatkan agar terwujud realisasi anggaran yang efisien, sekaligus efektif, serta nilai SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) pada tingkat yang wajar," imbuhnya.

Tidak sampai disitu, dia menambahkan, pencapaian Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) 2019 sebesar Rp 91,42 miliar juga dianggap belum ideal. SILPA ini ditengarai akibat melejitnya realisasi pendapatan sebesar Rp 889,15 miliar atau atau 8,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya.