Berita Terkini
Opini

Pelayanan Sejuta Akseptor Menjawab Tantangan Kependudukan di Masa COVID-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Minggu, 5 Juli 2020 03:21 WIB · 2 menit baca
Pelayanan Sejuta Akseptor Menjawab Tantangan Kependudukan di Masa COVID-19

(Puncak Peringatan Harganas Ke 27)

Oleh: Wa Ode Wati Nurbaena,S.Sos.M.,Si

Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Kota Baubau

Puncak Peingatan Harganas ke 27 dengan tema: “BKKBN Dengan Cara Baru Dan Semangat Baru Hadir Di Dalam Keluargamu,”. Tema tersebut mengedukasi pada setiap Keluarga untuk senantiasa melahirkan inovasi-inovasi terbaru dalam menciptakan keluarga yang ideal dan berkualitas.

Pentingnya peningkatan Ketahanan Keluarga adalah hal terpenting dalam mengedukasi keluarga sebelum mengedukasi orang lain sebagai perwujudan dari program Bangga Kencana Indonesia.

Indonesia adalah Negara urutan ke empat yang terpadat penduduknya setelah Amerika.Dilihat dari sisi Demografi Negara Amerika penyebab terpadat Penduduknya terkenal dengan alasan liberalnya, sementara Negara Indonesia riset membuktikan bahwa terpadatnya penduduknya karena terjadinya perkawinan usia dini dan jarak kelahiran yang masih rata-rata di bawah tiga tahun.

Jumlah Penduduk Indonesia tahun 2019 mencapai 267 juta jiwa. Berdasarkan survey penduduk antar Sensus (Supas) 2015 Jumlah Penduduk Indonesia pada 2019 diproyeksikan mencapai 266,91 juta jiwa, ini menandakan bahwa Indonesia saat ini sedang menikmati masa bonus demografi dimana jumlah penduduk usia produktIf lebih banyak dari usia tidak produktif yakni lebih 68% dari total populasi.

Laju Pertumbuhan Penduduk Indonesia yang begitu pesat menjadi tantangan kependudukan Indonesia yang berkisar 3 juta lebih jiwa pertahun menurut angka statistic per lima tahun dalam sensus penduduk 2015, ini tentu saja sangat berimplikasi pada permasalahan sosial, ekonomi, pendidkan, kesehatan dan berbagai keterbatasan dalam mengakses pemenuhan kebutuhan dasar sehingga persoalan kependudukan ini tidak boleh terabaikan apalagi bangsa kita sedang dalam kondisi pandemik virus covid-19.

Pesatnya pertumbuhan penduduk di masa pandemic ini yang meleset dari perkiraan menjadi sangat mengkhawatirkan bagi para pemerhati kebijakan kependudukan dan pembangunan,terlebih jika hal ini dikaitkan dengan upaya pencapaian global MDG’S, bahwa bagaimana bisa meraih peningkatan kesejahteraan,menciptakan kesempatan kerja, menghilangkan kemiskinan, meningkatkan pendidikan dan kesehatan, meningkatkan infrastruktur serta memberikan pelayanan public adalah program yang harus terlaksana secara merata dan menyeluruh.