Baubau

Hari Pertama Masuk Sekolah, SMKN 3 Baubau Utamakan Protokol Kesehatan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 14 Juli 2020 15:14 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Hari Pertama Masuk Sekolah, SMKN 3 Baubau Utamakan Protokol Kesehatan
Kepala SMKN 3 Baubau, Dra Munia

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dalam mencegah penularan Corona virus desease (Covid-19) saat memasuki hari pertama masuk sekolah, SMKN 3 Baubau tetap mengutamakan protokol kesehatan sesuai himbauan dari pemerintah.

Demikian dikatakan Kepala SMKN 3 Baubau, Dra Munia melalui koran ini, Senin (13/7). Ia mengungkapkan, hari pertama masuk sekolah seluruh siswa diwajibkan memakai masker. Bila ada siswa yang datang ke sekolah tidak memakai masker maka pihak sekolah tidak mengizinkan siswa itu masuk sekolah.

Dikatakan pula, adapun protokol kesehatan yang dilakukan pada hari pertama masuk sekolah yakni pengecekan suhu tubuh baik kepada siswa maupun guru dan menyediakan tempat cuci tangan. Ha itu untuk pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Termasuk siswa dihimbau untuk selalu menjaga jarak.

"Ini hari (Kemarin, red) hari pertama masuk sekolah, jadi hanya mendata siswa dulu karena kalau juga kita tidak data hanya berdasarkan online kita kan tidak tahu pasti," katanya, saat ditemui.

Munia menambahkan, terkait proses belajar mengajar lebih bagusnya tatap muka dikarenakan SMKN 3 Baubau merupakan sekolah kejuruan. Proses belajar mengajar secara online tidak akan efektif dikarenakan siswanya lebih ditekankan para prakteknya. Baik itu program keahlian tata boga, busana, kecantikan kulit dan rambut serta akomodasi perhotelan.

"Karena anak-anak (Siswa, red) inikan belum ada dasarlah. Kalau mereka tanpa pembelajaran langsung untuk keterampilannya dalam kejuruannya itu nggak bisa menjaminlah anak-anak itu bisa,"tambahnya.

Perlu diketahui, berdasarkan laporan singkat PPDB SMKN 3 Baubau tahun pelajaran 2020/2021 untuk kuota yang terpenuhi yakni Tata busana 252 orang, Boga 53 orang, kecantikan kulit dan rambut 56 orang dan termasuk Akomodasi perhotelan 25 orang. Sehingga total keseluruhan berjumlah 386 orang.(publiksatu)

Bagikan