Berita Terkini
Baubau

Bariun Berharap Sekolah Tidak Menjadi Penyebaran Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 20 Juli 2020 14:34 WIB · 2 menit baca
Bariun Berharap Sekolah Tidak Menjadi Penyebaran Covid-19
Bariun

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sebagai bentuk pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah saat memasuki tahun ajaran baru, SMPN 4 Baubau tetap mengutamakan protokol kesehatan kepada seluruh siswa dan guru. Mulai dari pengukuran suhu tubuh hingga penyediaan tempat pencuci tangan.

Bariun SPd MPd mengungkapkan, pencegahan itu sudah dilakukan sejak April lalu hingga sekarang memasuki tahun ajaran baru. Dengan cara setiap siswa yang masuk ke sekolah terlebih dahulu dilakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan termoga. Sekaligus menyiapkan tempat pencuci tangan dan sabun disemua titik.

Selain itu disetiap ruangan disediakan hand sanitizer bagi siswa ketika memasuki ruangan dan wajib menggunakan masker di lingkungan sekolah. Termasuk mengupayakan agar tetap menjaga jarak. Agar maksimal menjaga jarak maka sekolah melakukan pengaturan-pengaturan di kelas terutama kepada siswa.

"Katakan tadi waktu pembagian kelas kami membatasi mulai dari jam delapan sampai sembilan huruf awalnya itu A sampai E. Kemudian selanjutnya huruf F sampai dengan huruf M, karena jumlahnya kurang itu sampai dengan jam sepuluh. Trus jam sebelas sampai seterusnya,"kata Bariun saat ditemui di sekolah belum lama ini.

Bariun menambahkan, siswanya belum terlalu memahami untuk tetap jaga jarak dan membutuhkan pembiasan apalagi melihat siswa kelas VII yang baru masuk. Adakalnya masih bersalaman saat bertemu dengan temannya waktu sekolah dulu. Sehingga tidak bisa dihindari hal itu terjadi. Meskipun begitu akan terbiasa menjaga jarak bila diberikan pemahaman.

"Supaya kami juga diberi semacam pelatihan atau apalah namanya sehingga bagaimana kita menata anak-anak, bagaimana menata sekolah. Mungkin ada satgas, mungkin ada orang kesehatan, terkait dengan penggunaan alat, semacam termogan, penyemprot, kita tidak punya tenaga khusus untuk di sekolah,"tambahnya.

Ia berharap, pandemi bisa segera berakhir sehingga pembelajaran tatap muka bisa kembali normal. Meskipun begitu, sebagus apapun sistem pembelajaran daring tidak akan sama kualitasnya belajar langsung bertatap muka. Diharapkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan instansi yang ada di Kota Baubau dapat memberikan pelatihan.