Baubau

Pelaku UMKM dan Koperasi di Baubau Keciprat Dana Rp 13 Miliar

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 28 Juli 2020 06:18 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pelaku UMKM dan Koperasi di Baubau Keciprat Dana Rp 13 Miliar

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi di Kota Baubau keciprat dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 13 miliar dalam pengembangan usaha guna untuk memperlancar perputaran ekonomi di masa pandemi covid-19.

Hal ini diungkapkan Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd saat mewakili Walikota Baubau membuka kegiatan pelatihan manajemen operasional dan pengelolaan koperasi dan pelatihan manajemen bagi pelaku UMKM tahun anggaran 2020 di hotel mira, Senin (27/7).

Menurut Roni Muhtar, dana sebesar Rp 13 M lebih dari pemerintah pusat tersebut diberikan karena Baubau dinilai berhasil dan dianggap sukses dalam melakukan recofusing angaran pada saat menghadapi pandemi covid-19 sehingga pemerintah pusat memberikan apresiasi dengan memberikan bantuan sebesar Rp 13 M pada tahun 2020 ini.

“Bantuan sebesar Rp 13 M lebih ini nantinya akan digunakan untuk menggerakan ekonomi masyarakat yang ada di Kota Baubau dan didalamnya ada UMKM dan koperasi,” ujarnya

Sebagai Sekda Kota Baubau tambah Roni, pihaknya telah mempelototi indikator makro ekonomi pembangunan Kota Baubau dimana semua item mulai dari angka pengangguran dianggap positif meski di masa covid-19, termaksud penghasilan masyarakat masih bagus.

Apalagi, beberapa waktu yang lalu, Pemkot Baubau telah menyentuh dengan banyak hal bantuan-bantuan dan yang lainnya. Hanya saja, yang minim dari indicator makro ekonomi itu adalah generatio yakni selisih penghasilan antara kelompok masyarakat yang kaya dengan masyarakat yang belum kaya masih tinggi rentangannya.

Sehingga, pada sisi inilah, menjadi sangat penting pelatihan dilakukan karena dapat menggerakkan UMKM, menggerakkan koperasi yang menjadi solusi untuk mencoba menepis jurang yang besar antara yang kaya dan kurang kaya.

Bagikan