Berita Terkini
Ragam

Faktor Ekonomi dan Sosmed Disebut Biang Kerok Kekerasan Anak dan Perempuan di Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 6 Agustus 2020 00:08 WIB · 1 menit baca
Faktor Ekonomi dan Sosmed Disebut Biang Kerok Kekerasan Anak dan Perempuan di Buton
Ilustrasi media sosial

PUBLIKSATU - Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Buton melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) tengah berupaya menurunkan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah kerjanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ilham Habo Nibu menjelaskan salah satu upaya yang sedang digagas, pihaknya bakal melibatkan tokoh dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk membantu mencegah dan meminimalisir tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Menurutnya, hal itu sangat penting dilakukan, mengingat peran tokoh dan LSM di kalangan masyarakat terbilang berpenguruh.

"Karena pengaruhnya tokoh agama kan, tokoh adat, itu besar sekali," ujar dia.

Tidak hanya itu, menurutnya, salah satu foktor terjadinya kekerasan baik anak maupun perempuan adalah ekonomi rumah tangga. Termasuk, kata dia, dampak sosial media.

Peliput; Agusrin