Berita Terkini
Tajuk

Amirul: Endang Cermin Symphony Harmoni Sultra

Oleh Irwansyah Amunu · Kamis, 6 Agustus 2020 11:47 WIB · 2 menit baca
Amirul: Endang Cermin Symphony Harmoni Sultra

PUBLIKSATU.BAUBAU-

Dua tahun sepertinya waktu yang singkat. Tahun 2018 lalu, saat era Pilkada di Sultra tercatat ada beberapa Pilkada, termasuk Pilgub Sultra.

Tiga pasangan yang ditetapkan KPUD Sultra untuk Pilgub, Alimazi-Lukman Bunawas, Asrun-Hugua dan Rusda-Sjafei. Masing-masing kandidat mencerminkan keterwakilan komunitas masyarakat di Sultra.

"Dan saya yakin di benak masing-masing kandidat waktu itu akan tetap menciptakan harmoni kesultraan, itu pasti! Kita tahu bersama bahwa symphony besarnya daerah kita ini, dalam siklus lima tahunan yaitu isu daratan-kepulauan atau kepulauan-daratan, yang bait syairnya, Buton, Muna, Tolaki, Bugis/Selatan, Mekongga," beber anggota DPD RI, Dr MZ Amirul Tamim melalui pesan Whatsapp yang dikirimkan kepada koran ini.

Mantan anggota Komisi II DPR RI ini menjelaskan, paduan idealnya juga tercermin di masing-masing tim sukses dari semua kandidat. Tentu dengan janji-janji dan semangat serta program yang jitu untuk Sultra maju. Demikian tawarannya.

Kita semua, kata Amirul, beri apresiasi. Tergambar dari perolehan suara yang berasaing dan pasti hanya ada satu pemenangnya.

Alimazi-Lukman Abunawas pemenangnya. Amirul menjelaskan, dari sekian janji kampanye ada satu yang mungkin bisa jadi sebagai pengungkitnya. Kalau terpilih akan mengangkat Sekda dari Muna. Ideal sekali jika symphony pemerintahan Sultra mencerminkan harmoni kesultraan seperti itu.

"Alimazi dalam catatan priode pertama ketika berpasangan dengan Yusran Silondae beliau dengan kehati-hatiannya tetap menjaga bait-bait syair dalam bingkai symphony kesultraan. Sekdanya dari kalangan birokrasi profesional setelah melalui proses panjang sesuai ketentuan dan prosedur," beber Amirul. Periode kali ini untuk jabatan level Sekda, utamanya Sekda propinsi kita semua tahu, syarat dan prosedurnya.