75 Tahun Indonesia Merdeka di Mata Amirul Tamim (3): Hindari Polemik, Optimalisasi Potensi

ANGGOTA Komite IV DPD RI, Dr H MZ Amirul Tamim mengharapkan keran investasi di Sultra dibuka luas. Kualitas pengerjaan infrastruktur juga mesti diperhatikan. Lebih lengkap diungkapkannya pada wartawan koran ini, Irwansyah Amunu.
Regulasinya seperti apa, sehingga bisa membuka keran investasi yang lebih luas? Dengan demikian potensi sumber daya kita optimal
Sebenarnya The Founding Fathers kita sudah cukup bijak merumuskan. Di dalam konstitusi, bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya akan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Di pembukaan Undang-Undang Dasar jelas sekali, negara yang merdeka ini membentuk pemerintahan yang tugasnya mencerdaskan, memajukan, menciptakan ketertiban dunai, serta melindungi segenap tumpah darah Indonesia.
Kita membuat regulasi disitu rohnya. Regulasi bisa diukur berlandaskan konstitusi. Seberapa besar menggali sumber daya alam untuk kepentingan sebesar-besar bagi kemakmuran rakyat.
Apakah sudah tercermin sesuai dengan tugas negara yang diberikan amanah kepada pemerintah untuk memajukan kesejahteraan umum? Kan bisa terukur. Oleh sebab itu, saya kira itulah perkara mendasar dalam menyusun regulasi.
Apa hal sangat mendasar dari perjalanan panjang kemerdekaan Indonesia ke-75 tahun untuk kita bisa bicara lebih jauh lagi di masa depan?