Berita Terkini
Baubau

Monianse Samakan Bahaya Narkoba dengan Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 11 September 2020 15:05 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Monianse Samakan Bahaya Narkoba dengan Covid-19
BIMTEK: Penggiat Anti Narkoba instansi Pemkot Baubau mengikuti bimbingan teknik (Bimtek), kemarin. FOTO: TEXANDI/BUTON POS

PUBLIKSATU, BAUBAU - Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menyamakan level bahaya Narkoba dengan penyakit Covid-19. Keduanya dianggap sama-sama mengancam nyawa manusia.

"Mendunianya narkoba menjadi ancaman juga untuk Kota Baubau. Tingkat kematian akibat Narkoba di Indonesia berkisar 30 sampai 40 orang perhari," ungkap Monianse usai membuka bimbingan teknis Penggiat Anti Narkoba instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, di salah satu aula hotel, Rabu (9/9).

Dia membeberkan, berdasarkan data, pengguna aktif Narkoba banyak menyasar usia produktif. Olehnya itu, penanggulangan Narkoba ini perlu dilakukan secara sistematis.

"Karena tingkat bahayanya sama saja dengan hiv/aids, Corona dan penyakit berbahaya lainnya. Namun kenapa tingkat kepeduliannya berbeda? Makanya itu yang perlu menjadi perhatian kita hari ini," tuturnya.

Ironisnya, menurut Ketua DPC PDI-Perjuangan Baubau ini, tingginya kasus kematian anak bangsa akibat Narkoba itu seolah dianggap biasa dibant dengan wabah Covid-19 yang baru saja terjadi. Bahkan, anggaran penyuluhan pencegahan Narkoba ikut dipangkas untuk penanganan Covid-19.

"Ironis memang ketika adanya pandemi itu dipotong dana-dana yang ada hubungannya dengan penyuluhan. Olehnya itu, saya berharap usai kegiatan ini semua ambil peran melakukan perencanaan di dinasnya masing-masing," pungkasnya.(publiksatu)

Bagikan