Berita Terkini
Baubau

APBD-P Baubau Defisit Rp 87,19 Miliar

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 18 September 2020 15:33 WIB · 2 menit baca
APBD-P Baubau Defisit Rp 87,19 Miliar
TEKEN DOKUMEN: Wali Kota Baubau Dr AS Tamrin menandatangani dokumen APBD-P 2020. IST

PUBLIKSATU, BAUBAU - DPRD Kota Baubau meluruskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBD-P) 2020. Defisit proyeksi 'kue' pembangunan itu ternyata mencapai Rp 87,19 miliar, bukan Rp 66,82 miliar sebagaimana berita edisi Kamis 17 September 2020.

Rupanya DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menyepakati perubahan Pendapatan sebesar Rp 852,3 miliar (bukan Rp 828,4 miliar) dan Belanja Rp 939,5 miliar (bukan 895,2 miliar), Rabu (16/9). Sementara, proyeksi defisit Rp 66,82 miliar itu merupakan APBD 2020 hasil refocussing dan realokasi untuk penanganan Covid-19.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin mengatakan, rancangan APBD-P 2020 ini disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, perubahan rencana kerja dan kesepakatan tentang postur Perubahan KUA-PPAS antara Pemkot dan DPRD Baubau.

"Alhamdulillah, setelah melalui proses pembahasan panjang sesuai mekanisme yang disepakati bersama, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD 2020 bisa kita tetapkan," ungkap AS Tamrin dalam pidatonya.

Dalam rancangan APBD-P 2020, jelas dia, Pemkot Baubau bertekad untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang sehat, efektif dan berkelanjutan. Sehingga, tercipta kestabilan ekonomi dan optimalisasi alokasi anggaran serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Dalam rangka mendorong peran APBD sebagai stimulus pembangunan, kita harus meningkatkan kualitas belanja melalui efisiensi belanja yang kurang produktif, menghilangkan sumber-sumber kebocoran, memperlancar penyerapan dan meningkatkan secara signifikan anggaran infrastruktur," urai Politisi PAN ini.

Menurut dia, salah satu langkah strategis untuk menjaga kesinambungan keuangan adalah dengan mengendalikan defisit anggaran pada tingkat yang aman. "Sasaran ini kita capai melalui upaya pengembangan secara optimal sumber-sumber pendapatan dengan tetap menjaga iklim dunia usaha dan disiplin penggunaan anggaran," tandasnya.