12 Napi Lapas Baubau Menderita Sifilis
Bagikan

PUBLIKSATU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar screening HIV/AIDS dan hepatitis secara berkala yang dilakukan per tiga bulan terhadap 131 warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Baubau, Selasa (22/9/2020).
Dari hasil penyaringan di Lapas kelas II a Baubau, 12 diantarnya menderita sifilis, sementara HIV/AIDS nihil.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau melalui Program Pengendalian dan Pencegahan penyakit menular Sadarudding mengungkapkan, kegiatan tersebut rutin digelar setiap tiga bulan sekali menyarasar warga binaan baru maupun tahanan titipan untuk mendeteksi dini kelompok beresiko terinfeksi.
“Dari 131 yang kami periksa ditemukan 12 menderita sifilis, kalau kasus HIV Aids alhamdulillah tadi tidak ada, Program ini adalah melacak kasus sedini mungkin semakin cepat ditemukan, semakin mudah dalam perawatan dan pengobatannya,” tutur Sadaruddin.
Atas temuan kasus Infeksi Menular Seksual (IMS) tersebut, Puskesmas wilayah setempat akan bekerja sama Petugas Kesehatan Lapas melakukan pemeriksaan lanjutan guna proses penyembuhan.
Sadaruddin menyebutkan selama kurun waktu tiga tahun terakhir pihaknya pernah menemukan beberapa kasus HIV aids di Lapas Baubau, namun sejak Januari-September 2020, belum satupun terdeteksi mengidap penyakit mematikan itu.
Screening di lapas tahun ini tidak dibarengi dengan sosialisasi, karena berada dalam situasi pandemic covid 19.