Berita Terkini
Baubau

Soal Video Dugaan Foya-foya, Inspektorat Tangguhkan Pemeriksaan Oknum Pejabat Dispar

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 24 September 2020 13:59 WIB · 2 menit baca
Soal Video Dugaan Foya-foya, Inspektorat Tangguhkan Pemeriksaan Oknum Pejabat Dispar
Screenshoot video viral pesta miras yang salah seorang dalam video itu diduga mirip NA.

PUBLIKSATU, BAUBAU - Badan Pengawas Daerah (Bawasda) atau Inspektorat Kota Baubau masih memberikan kelonggaran terhadap oknum PNS inisial FN dalam kasus video yang diduga sedang foya-foya dan viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Inspektorat masih menangguhkan pemeriksaan terhadap salah satu pejabat di Dinas Pariwisata (Dispar) Baubau itu.

"Kami baru sebatas mintai klarifikasi kepada yang bersangkutan kemarin (Selasa, red). Jadi, kami belum ada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap FN ini," ungkap Kepala Inspektorat Baubau, La Ode Abdul Hambali, dikonfirmasi lewat telepon seluler, Rabu (23/9).

Penangguhan itu, kata dia, lantaran pihaknya masih mempercayai dalih yang disampaikan FN. Dimana, FN membantah tuduhan telah melakukan pesta minuman keras dan melakukan perbuatan tidak senonoh dengan oknum Anggota DPRD Baubau, NA (inisial), sebagaimana narasi video.

"Setelah mengambil keterangan yang bersangkutan dan memperhatikan video-video yang beredar, maka kami bisa terima argumentasinya. FN mengatakan bahwa adegan pesta Miras dan ciuman yang disiarkan di Medsos itu tidak benar," ujarnya.

FN, kata dia, hanya mengakui dua video yang ada keberadaannya yakni berdurasi tiga detik dan sembilan detik. Namun, kala itu dia hanya minum jus, bukannya Miras. Sedangkan, suara sumbang "jangan ciuman terus" itu hanya candaan perekam yang memang suka berkelakar. Dimana, momen itu terjadi adegan sedang membisikkan sesuatu kepada NA.

"Video itu direkam oleh rekan FN atas nama A (inisial). Kegiatan itu terjadi pada tanggal 15 September 2020 di kediaman salah satu Anggota DPRD Baubau inisial NA. Sementara, video yang berdurasi 14 detik itu FN mengaku tidak ada di situ," imbuhnya.