Berita Terkini
Buteng

Gustu Buteng Minta Masyarakat Tak Kucilkan Keluarga Pasien Meninggal Suspect Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 26 September 2020 14:17 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Gustu Buteng Minta Masyarakat Tak Kucilkan Keluarga Pasien Meninggal Suspect Covid-19
Jubir Gustu Penanganan Covid-19 Buteng, dr Karyadi dan Kadis Kesehatan Kasman, saat menggelat konferensi pers.jpg

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Tim Gugus Tugas (Gustu) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buton Tengah (Buteng) meminta masyarakat untuk tidak mengucilkan keluarga pasien suspect Covid-19 asal Lombe, Kecamatan Gu, yang meninggal di RSUD dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19, belum lama ini.

Apalagi pasien suspect Covid-19 asal Kecamatan Gu tersebut, hasil swabnya keluar negatif pasca dimakamkan. Sebab, pasien suspect atau diduga bergejala Covid-19 tetap dimakamkan dengan penanganan Covid-19 sesuai definisi revisi ketiga protokol kesehatan penanganan Covid-19, meskipun hasil swabnya belum keluar.

"Pasien suspect dengan gejala mengarah ke Covid-19 tetap dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19, meskipun belakangan diketahui hasil swabnya keluar negatif seperti yang dialami almarhum LMH yang meninggal di RSUD," ungkap Juru Bicara Tim Gustu Covid-19 Kabupaten Buteng, dr Karyadi, saat konferensi pers di Lakudo, Jumat (25/9/2020).

Menurut Karyadi, saat meninggal almarhum LMH berstatus pasien suspect Covid-19 dari hasil

penelusuran skriming dan pemeriksaan dari dokter penanggungjawab. Dimana ditemukan satu reaksi oksigen, gejala klinis, dan hasil pemeriksaan rontgen. Termasuk adanya riwayat kontak dengan pasien yang rapid tesnya reaktif.

"Sempat dilakukan rapid tes terhadap almarhum di RSUD dan hasilnya non reaktif. Namun karena pemeriksaan dokter ada gejala Covid-19, sehingga ditetapkan sebagai pasien Suspect Covid-19 dan mendapat perawatan. Sayangnya, belum keluar hasil swabnya pasien sudah meninggal," beber Direktur RSUD Kabupaten Buteng ini.

Berdasarkan definisi revisi ketiga protokol kesehatan penanganan Covid-19, ktiteria pada saat pasien meninggal dengan status suspect Covid-19, penanganan jenazahnya sesuai SOP protokol kesehatan. "Tetap dimakamkan secara Covid-19, meskipun hasil swabnya belum ada atau keluar negatif nantinya," tukasnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap menyampaikan prosedur itu kepada keluarga pasien melalui Ketua Gugus Tugas RSUD Buteng. "Apapun hasil swab almarhum nantinya, tidak akan mempengaruhi proses pemakaman secara Covid-19 karena diagnosanya sudah mengarah ke Suspect Covid-19. Itu disetujui keluarga, sehingga kami lakukan pemakaman sesuai SOP yang berlaku untuk penanganan pasien Suspect Covid-19," papar Karyadi.

Bagikan