Bukan Putra Mahkota
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
TAK ada putra mahkota. Demikian komitmen Wali Kota, Dr H AS Tamrin MH untuk menelurkan siapa Direktur PDAM Baubau yang baru.
Memang, Tamrin berada pada dilema dalam menentukan figur pengendali perusahaan pelat merah milik Kota Baubau tersebut. Apalagi, dari sejumlah nama yang lolos, empat di antaranya adalah eks Timses Tampil-Manis --akronim Tamrin dan Monianse-- dalam Pilwali lalu.
Bila subyektivitas yang digunakan, maka asumsi putra mahkota pasti akan muncul. Ditambah lagi dengan masuknya orang dalam pada penjaringan tersebut, penilaian tersebut semakin mengemuka. Dengan begitu, peluang bagi orang luar untuk terpilih, kecil. Bahkan bisa dikatakan mustahil.
Tetapi, bila obyektivitas yang dipakai, maka semua berpeluang. Tidak ada istilah orang dalam dan orang luar.
Nah, kalau ini yang digunakan bukan hanya menyelamatkan muka wali kota, tetapi juga bagi masa depan PDAM. Sebab perusahaan daerah tersebut harus dikelola secara profesional. Maka itu, figur pengendaliannya wajib memiliki kapabilitas. Selain itu koneksitas dengan pihak luar untuk membawa perusahaan semakin maju.
Bila tidak, PDAM akan bergerak ke jurang kehancuran. Tentu ini bukan harapan kita semua.