Berita Terkini
Busel

Semangat Sumpah Pemuda untuk Generasi Milenial

Oleh Irwansyah Amunu · Rabu, 28 Oktober 2020 16:57 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Semangat Sumpah Pemuda untuk Generasi Milenial

BUSEL.PUBLIKSATU-Peringatan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2020 memasuki usia 92 tahun. Pertanyaannya adalah makna atau semangat apa yang harus diambil oleh generasi milenial saat ini?

La Ode Basir, tokoh Buton Selatan mengulas, tntangan generasi muda saat ini berbeda jauh dengan para pendahulu kita, saat dimana deklarasi sumpah pemuda dilaksanakan. Tapi bukan berarti tidak terkait sama sekali.

Dimatanya, salah satu point sumpah pemuda adalah persatuan. Semangat persatuan harus tetap dijaga pemuda. Pemaknaan persatuan saat ini lebih luas lagi dibanding dengan generasi dahulu.

Kalau dahulu persoalan yang dihadapi adalah penjajah, jadi bersatu melawan penjajah. Sumpah pemuda berperan sebagai penguatan identitas bangsa Indonesia untuk melawan penjajah asing. Dulu pesatuan digelorakan untuk berjuang memerdakaan Indonesia.

Hari ini, tahun ke 75 setelah Indonesia merdeka, makna persatuan digelorakan untuk mengakselerasi pencapaian tujuan kemerdekaan. Era kini, persatuan diperlukan demgan tantangan yg jauh lebih kompleks lagi. Kaum milenial dipisahkan oleh jarak sosial, status ekonomi, jender, pilihan partai politik, orientasi seksual, bukan lagi hanya soal kemerdekaan.

Banyak sekali yang harus dipecahkan Pemuda milenial dan butuh semangat persatuan. Sementara pada lain pihak kita masih menemukan tidak sedikit pemuda yang bersikap masa bodoh, apatis dan memiliki fanatisme sempit pada kelompok atau golongannya serta sikap egosentris yang merasa paling segalanya, paling berkuasa.

Kondisi ini adalah tantangan generasi muda saat ini. Pemuda saat ini, apapun kelompok, golongan atau dari suku serta bahasa apapun harus memperjuangan persatuan dan semangat kebersamaan dalam makna yang luas. Pemuda sekarang harus ambil bagian dalam melawan diskirminasi, intoleransi, ketidakadilan, ketidakmerataan, tidak hanya dalam konteks sosial tetapi meliputi semua aspek: ekonomi, politik bahkan dalam aspek biroksasi dan pembangunan daerah.

Bagikan