Baubau

Bersepeda Hingga Kibarkan Bendera Islam di Benteng Keraton Buton, Warga Negeri Khalifatul Khamis Kecam Penghinaan Nabi SAW di Perancis

Oleh Irwansyah Amunu · Senin, 2 November 2020 16:19 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Bersepeda Hingga Kibarkan Bendera Islam di Benteng Keraton Buton, Warga Negeri Khalifatul Khamis Kecam Penghinaan Nabi SAW di Perancis

PENGHINAAN terhadap Nabi Muhammad SAW di Perancis mengundang kemarahan Umat Islam di berbagai penjuru dunia. Termasuk di jazirah Negeri Khalifatul Khamis. Diantaranya, Kota Baubau, Buton, Buton Selatan, Buton Utara, Wakatobi, dan Muna.

LAPORAN: MURDIN--BAUBAU

SEJUMLAH warga Kota Baubau yang tergabung dalam Komunitas Bikers Cinta Nabi Kepulauan Buton melakukan aksi bela Nabi SAW dengan konvoi menggunakan sepeda, Sabtu

(31/10/2020).

Partisipan Komunitas Bikers Cinta Nabi Kepulauan Buton, Kasman mengatakan, aksi bersepeda tersebut sekaligus mengutuk penghinaan Prancis terhadap Nabi Muhammad SAW.

Kata dia, sebagai bagian dari warga pusat eks Kesultanan Buton, komunitas Bikers ini merasa

terpanggil untuk mengingatkan masyarakat terkait penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Ia juga mengungkapkan bahwa upaya boikot dan kecaman sejatinya tidak cukup untuk mengakhiri penghinaan tersebut, tetapi juga dengan kekuatan militer. “Tidak cukup dengan boikot dan mengutuk, Umat Islam di seluruh dunia harus bersatu mengirimkan tentara untuk memberikan pelajaran kepada Prancis. Hanya Khilafah yang punya sikap tegas untuk memberikan hukuman kepada Prancis,” kata Kasman.

Aksi bersepeda dilakukan oleh beberapa pesepeda dan melewati sejumlah jalan poros di Kota Baubau. Pernyataan sikap juga dibacakan saat berada di Benteng Keraton Buton, benteng terluas di dunia. “Bela Nabi cinta Nabi, hukuman mati bagi penghina Nabi. Jika engkau tidak marah saat nabimu dihina, ganti bajumu dengan kain kafan,” teriak peserta aksi seperti yang disampaikan Kasman.

Bagikan