Menyikapi New Normal di Tengah Pandemi Covid-19
Bagikan

(Wa Ode Nurul Hasanah - Mahasiswa Jurusan Analis Kesehatan, POLTEKES Kendari)
Dampak penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) di Indonesia saat ini sudah semakin meluas dan tak pandang bulu. Peningkatan jumlah kasus terpapar baik dari cluster jelas maupun tidak teridentifikasi semakin bertambah setiap harinya. Bahkan ketika masyarakat telah melaksanakan himbauan pemerintah untuk #DiRumahAja yang berlangsung dalam kurun waktu sebulan seolah tidak memberi efek yang besar terhadap penurunan kurva jumlah kasus.
Pandemi Covid-19 tentu memberi imbas besar-besaran pada pola hidup masyarakat luas, bagi sistem pembelajaran atau pendidikan, sistem pemerintahan, sistem kerja berbagai instansi di Indonesia. Hal ini tentu menjadi momok mengerikan bagi masyarakat yang tidak hanya di Indonesia, namun hampir di semua belahan bumi.
Penambahan kasus yang tiap hati kian meningkat tentu menuntut masyarakat lebih memperhatikan pola hidup, karena terbilang hampir genap setahun hidup dipaksa berdampingan dengan Covid-19, dengan beragam upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengatasinya, namun kasus ini belum juga bisa dikatakan berakhir. Tapi, life must go on. Pondasi diri harus tetap dibangun untuk melindungi diri sendiri, keluarga, maupun sesama. Tentu saja kita tidak ingin terus terkukung dalam ketakutan-ketakutan yang lahir dari ancaman Covid-19. Kita harus terus dan tetap bangkit, semua lapisan masyarakat harus tetap berjuang bersama-sama.
Kita semua merindukan untuk kembali bekerja, belajar besama di sekolah, dan beribadah, serta beraktivitas agar lebih produktif di tengah jeratan pandemi sekarang ini. Untuk itu, masyarakat harus mulai beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru atau disebut dengan New Normal. Dengan diberlakukannya new normal, kita mulai melakukan aktifitas di luar rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah.
Lalu, apa saja pola hidup sehat yang perlu dan tetap harus kita pertahankan serta tidak boleh kita lewatkan?
Menjaga kesehatan Mental
Jika rohani bersih dan sehat, maka dapat memudahkan dalam membentuk jasmani yang kuat. Kokohkan Iman, kuatkan mental. Berikan diri asupan pikiran dan ilmu yang positif. Ketika jiwa lemah dan goyah, maka imunitas tubuh dapat dengan mudahnya ambruk begitu saja.