Berita Terkini
Ragam

Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Dua Kali, Jeda Dua Pekan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 5 Februari 2021 20:54 WIB · 1 menit baca
Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Dua Kali, Jeda Dua Pekan

PUBLIKSATU, BUTON - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Buton, dr M. Hayun menjelaskan vaksinasi Covid-19 dilakukan dua kali agar antibodi terbentuk secara optimal.

Jeda yang diperlukan antara kedua jadwal vaksinasi adalah dua pekan. Aturan ini pun berlaku untuk kelompok yang menerima vaksinasi.

"Dua kali, dua minggu lagi setelah ini. Dari hasil uji klinis kan setelah dua kali vaksin. Biasanya setelah 14 hari setelah vaksin kedua, antibodinya kita itu lebih dari 90 persen," ujar dia di RSUD Buton usai disuntik vaksin belum lama ini.

Hayun yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 ini menjelaskan vaksin yang disuntikan vaksin Sinovac. Vaksin tersebut merupakan vaksin virus mati.

"Kalau vaksin inikan, vaksin Sinovac, vaksin yang virusnya sudah dimatikan. Itu yang dipakaikan sekarang ini, disuntikan Sinovac," ujarnya.

Ia menjelaskan secara umum, vaksin memiliki berbagai macam paltfrom. Ada dari virus yang dilemahkan atau virusnya masih hidup, cuma dilemahkan. Yang kedua virus yang mati. Kemudian yang ketiga, ada vaksin yang terbuat dari bagian dari virus itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Hayun mengingatkan meski telah menerima vaksin, masyarakat diharapkan terus menerapkan protokol kesehatan.