Miliuner Buton
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
KUNKER Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia ke Buton, Minggu (28/2) lalu berbalas. Gubernur Sultra, H Ali Mazi Cs bertandang ke kantor Bahlil, di Jakarta, Rabu (3/3) lalu.
.
Dalam perbincangan itu, ada satu kata yang memantik adrenalin. Bahlil menyatakan anak-anak daerah harus menjadi miliuner.
Melihat potensi yang kita miliki sejatinya banyak warga Buton menjadi miliuner. Miliuner Buton.
Apalagi bila Buton dijadikan lokasi industri aspal Buton sebagai Kawasan Strategis Nasional. Bisa dipastikan gemerencing dana triliunan bakal tumpah di daerah.
Pertanyannya? Seberapa siap kita bisa menangkap peluang? Jangan sampai kita menjadi penonton di negeri sendiri. Lebih parah lagi ibarat pepatah, kita jadi anak ayam yang mati di lumbung padi. Miris.
Maka itu, kita harus jadi subjek, bukan objek. Kita punya SDA, maka kita harus siapkan SDM yang mengelolanya.
Kadis Kominfo Sultra Ridwan Balalla dalam rilisnya menyatakan Pemda akan menertibkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) aspal. IUP yang habis masa berlakunya dan tidak ada upaya perpanjangan, plus diiringi aktivitas investasi serius, akan dicabut.