Waspada Mobilitas Sultra
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
SENIN (10/05/2021) siang saya tersentak ketika mendengar nama Sultra sebagai provinsi yang mempunyai angka mobilitas tertinggi ke pusat perbelanjaan pada tujuh hari terakhir, 28 April hingga 4 Mei 2021.
Berdasarkan grafis pemaparan dr Dewi Nur Aisyah dari BNPB, secara nasional, Sultra berada pada urutan ke-3 di bawah Maluku Utara, dan Bengkulu. Lebih detail, peningkatan Maluku Utara (84 persen, Bengkulu (53 persen), dan Sultra (51 persen).
Data tersebut dibeberkan dalam Briefing Peserta Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) Angkatan 3/2021. FJPP kerjasama antara Dewan Pers dan BNPB. Peserta FJPP Angkatan 3/2021 sebanyak 3.030 jurnalis dari seluruh propinsi di Indonesia.
Acara yang berlangsung dua jam lebih tersebut juga dihadiri Kepala BNPB, Doni Monardo, dan Ketua Dewan Pers, Prof M Nuh.
Kembali ke dr Dewi, dia menjelaskan empat titik waspada selama libur panjang, Bulan Ramadan, dan Hari Raya Idul Fitri. Pertama, mewaspadai penyebaran kasus di pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan pakaian maupun makanan, termasuk kerumunan saat menjelang buka puasa (membeli takjil) di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Kedua, mewaspadai penyebaran kasus di tempat wisata. Mewaspadai kerumunan dibanyak tempat wisata diseluruh wilayah Indonesia. Termasuk mewaspadai klaster keluarga akibat silaturahmi yang tidak menerapkan Prokes ketat.