Insight Aswad terhadap Geliat Kota Baubau (4-Selesai): Bangun Optimisme, Baubau Maju
Bagikan

PERTUMBUHAN ekonomi tetap digeber, namun Pemkot Baubau juga fokus pada persoalan penanganan pandemi dan Jaring Pengaman Sosial. Bagaimana memberikan sentuhan simultan kesemua sektor, berikut penjelasan Kepala Bappeda La Ode Aswad kepada wartawan Buton Pos, Irwansyah Amunu.
Sekarang kita bergeser ke hal yang kedua bagaimana kita melihat persoalan pandemi Covid-19, juga menjadi fokus perhatian Pemkot Baubau untuk melakukan vaksinasi. Membaca informasi target vaksinasi di Nakes lebih 100 persen, berarti ada masa depan. Bisa digambarkan terkait hal ini?
Ini masa pandemi, dan salah satu upaya pemerintah adalah di samping melakukan
penanganan pandeminya juga melakukan vaksinasi. Terima kasih data-datanya yang sudah diperoleh.
Target pertama vaksinasi di awal saya sampaikan adalah petugas kesehatan, kemudian para ASN yang bersentuhan langsung dengan publik. Setelah itu masyarakat. Harapannya, disamping vaksin sosialisasi masih dibutuhkan. Karena masih ada sebagian kecil masyarakat yang menganggap vaksin menakutkan, mereka curiga.
Vaksin dan cakupannya saya kira sudah bagus. Namun butuh sosialisasi. Masih perlu membangun kesepahaman tentang manfaat vaksin.
Secara teknis instansi terkait Dinas Kesehatan. Tapi saya ingin secara umumnya, mari kita jelaskan sama-sama supaya masyarakat bukan lagi dipanggil ikut vaksin. Tapi sadar dengan sendirinya, datang ingin memvaksin dirinya.
Komitmen Pemkot Baubau 2021 pemenuhan soal tenaga vaksin. Karena mereka ujung tombak, terdepan. Kalau kita menggunakan analogi ujung tombak, tombaknya harus tajam. Tidak boleh tumpul.