Petugas Kebersihan Mogok Kerja, BOM Kepton Soroti Pemkot dan DPRD
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Petugas Kebersihan Kota Baubau mendadak mogok kerja akibat belum dibayarkan uang THR. Hal ini menyebabkan kota dengan piala Adipura ini menjadi 'lautan' sampah.
Atas insiden tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Baubau menuai banyak sorotan publik. Salah satunya datang dari Barisan Orator Mahasiswa (BOM) Kepulauan Buton (Kepton) yang mulai geram dengan melihat banyaknya tumpukan sampah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) BOM Kepton, Aping meminta kepada Pemkot dan DPRD Baubau untuk segera memberikan solusi kepada masyarakat atas bertumpuknya sampah di Kota Baubau.
"Hal ini disebabkan mogok kerja petugas kebersihan Kota Baubau. Bukan tanpa sebab petugas kebersihan melakukan mogok kerja. Saya rasa hal yang wajar bagi petugas kebersihan atas apa yg mereka lakukan (mogok kerja ), hak-hak mereka kurang diperhatikan, pemerintah dan DPRD harus cepat menjawab ini, bukan sebatas jawab saja tanpa realisasi. Bisa muncul masalah baru di Kota Baubau ketika sampah ini tidak diperhatikan," ungkapnya kepada media ini.
Ia memberi perhatian kepada masyarakat yang tinggal disekitaran titik sampah, ia juga berharap agar hak dari para petugas kebersihan ini untuk segera diberikan.
"Kalau memang ada hak-hak mereka yang belum diberikan, segera berikan. Akan repot nanti kalau masyarakat yang berada di sekitar titik sampah yang turun aksi, hitung saja berapa titik sampah di Kota Baubau," jelasnya.
Aping menjelaskan petugas kebersihan merupakan pahlawan sampah yang memiliki peran dalam memperjuangkan lingkungan sehat dan juga mendapatkan piala Adipura.