Disnaker Baubau Gelar Pelatihan Pengembangan Keterampilan Kerja

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Tenaga Kerja Kota Baubau Sulawesi Tenggara(Sultra) mengakui keterampilan dan produktifitas tenaga kerja di Kota Baubau belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, kegiatan pengembangan keterampilan kerja terus dilakukan.
Terbaru, Disnaker Baubau melaksanakan dua pelatihan sekaligus yakni pelatihan menjahit kompetensi dasar, diikuti 20 peserta bertempat di Creative Space dan pelatihan produktifitas tenaga kerja UMKM diikuti sebanyak 30 peserta bertempat di salah satu hotel di Baubau, Rabu (25/8/2021).
Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka kegiatan itu berpesan kepada peserta yang didominasi usia produktif agar memanfaatkan pelatihan dengan baik untuk meningkatkan keterampilannya.
Apa lagi kata Monianse, dalam rentan waktu antara 2020 hingga 2030 mendatang, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi. Di mana, bonus demografi akan hadir penduduk produktif kurang lebih 70 persen dengan usia 15 sampai 64 tahun.
Kondisi itu menurutnya merupakan posisi strategis bagi Indonesia sehingga harus dimanfaatkan dengan baik, karena jika tidak, maka bisa menjadi malapetaka.
"Karena (bonus demografi, red) ini jika tidak dimanfaatkan dengan baik, justru akan menjadi malapetaka demografi. Karena kalau jumlah usia produktif tidak termanfaatkan dengan baik maka bangsa ini akan menanggung banyak beban untuk menyelesaikan persoalan kependudukan itu. Karena negara harus selalu hadir dalam persoalan warganya, itu konsekuensi berbangsa dan bernegara," ujar Monianse dalam sambutannya.
Karena itu dirinya berharap penduduk usia produktif di Baubau dapat memanfaatkan potensi yang dimilikinya, paling tidak untuk membantu dirinya sendiri. Sebab dengan begitu, usia produktif sudah memberikan sumbangsihnya dalam menyelesaikan masalah tenaga kerja.