Berita Terkini
Baubau

Sorawolio Jadi Kawasan Penanaman Jagung

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 7 September 2021 21:04 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Sorawolio Jadi Kawasan Penanaman Jagung

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau akan menjadikan Kecamatan Sorawolio sebagai kawasan penanaman jagung. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau sudah memprogramkannya.

Hal ini diungkapkan Sekda Kota Baubau, Roni Muhtar saat kegiatan edukasi pemanfaatan sumber daya lingkungan dengan tanaman obat toga dan budidaya sayuran di masa Covid-19 pada ibu rumah tangga, kerja sama Pemkot Baubau dan mahasiswa KKN Tematik UHO di kantor camat Sorawolio, Senin (6/9/2021).

Menurut Roni Muhtar, pihaknya memilih pengembangan tanaman jagung sebab ingin mengembalikan kebiasaan masyarakat Kecamatan Surawolio sebagai petani ladang.

” Selama ini ada beberapa kawasan yang ada sawahnya dan saya kira dari penelitian terakhir Kecamatan Surawolio tidak cocok untuk tanam padi sawah kecuali padi ladang. Selain itu, penduduk kita di sini beda dengan orang Jawa, orang Bugis, orang Bali sebab kita adalah petani ladang. Karenanya, kembali kita ke habitat lama sebagai petani ladang dengan menanam jagung,” ujarnya.

Ditambahkan, tanaman jagung juga nantinya bisa variatif yakni seperti jagung pulut sebagaimana yang telah dikembangkan oleh petani yang ada di Pondidaha, Kabupaten Konawe. Sehingga, ke depan untuk menindaklanjuti hal ini melalui pemerintah Kecamatan Sorawolio agar mengajak beberapa orang terutama ibu-ibu untuk ke Konawe supaya menyaksikan dari dekat bagaimana di Pondidaha ada jejeran penjual jagung.

Menurutnya, hal tersebut patut dicontoh. Apa lagi, sarana transportasi dari Kabupaten Buton ke Baubau dan dari Kota Baubau ke Kabupaten Buton sangat ramai sehingga diharapkan akan menjadi tempat rekreasi.

Dikatakan Roni Muhtar, bila program pengembangan penanaman jagung sukses maka Kecamatan Sorawolio akan menjadi pilot project Pemkot Baubau dan akan disokong dengan anggaran.

Bagikan