Aksi ke-7 Intervensi Penurunan Angka Stunting di Busel, Data Prevalensi Akan Perkuat Komitmen Pemerintah Dan Masyarakat

PUBLIKSATU.CO, BUSEL- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel), melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pertemuan dengan para Camat, kepala Puskesmas, kepala desa dan Programer Gizi, pada Kamis (30/9/2021).
Pertemun ini dihadiri Asisten III Setda Busel, La Ode Harwanto, mewakili Bupati Busel, H. La Ode Arusani, dan dihadiri Plt. Kadis Kesehatan, La Ode Budiman serta Tim Iney Bangda Kemendagri Regional 5 Makassar yang dipimpin Lukman Nurhakim.
Plt Kadis Kesehatan Busel, La Ode Budiman mengungkapkan, aksi ke-7 intervensi penurunan Stunting lebih dititikberatkan pada pengukuran dan publikasi data. Hal ini guna mendapatkan data prevalensi stunting terkini pada skala layanan puskesmas, kecamatan, dan desa/kelurahan.
"Dan hasil pengkuran tinggi badan anak di bawah lima tahun, serta publikasi data stunting nantinya akan digunakan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam gerakan bersama penurunan stunting," katanya.
Sementara itu, Bupati Busel H. La Ode Arusani yang diwakili Asisten III Setda Busel, La Ode Harwanto mengatakan, pencegahan stunting sangat penting dilakukan sedini mungkin untuk membebaskan setiap anak Indonesia terkhusus di Busel dari terlambatnya perkembangan otak yang menyebabkan tingkat kecerdasan anak tidak maksimal.
Dikatakan, stunting pada balita masih banyak terjadi di Busel. Kondisi ini sangat menghambat upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia.
"Namun demikian, saya meyakini bahwa semua yang hadir pada pertemuan ini merupakan ujung tombak atau garda terdepan yang tugasnya sangat mulia untuk menurunkan stunting di Kabupaten Buton Selatan," ujarnya.