Telkom University Jadikan Tujuh Desa di Buteng Pilot Project Keterbukaan Informasi
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) bekerja sama dengan Telkom University Bandung Indonesia, menggarap tujuh desa sebagai pilot project atau percontohan dalam keterbukaan informasi bagi desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Buteng.
Tujuh desa yang dipilih tersebut adalah Desa Doda Bahari Kecamatan Sangia Wambulu, Desa Walando Kecamatan Gu, Desa Lolibu Kecamatan Lakudo, Desa Lalibo dan Desa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), Desa Lasori Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim), dan Desa Terapung Kecamatan Mawasangka.
Tujuh desa ini dibuatkan website oleh pihak Telkom University dan didaftarkan langsung di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Didalam website itu memuat profil desa, potensi desa, kegiatan desa, dan informasi lainnya yang akan diposting secara update.
Masing-masing kepala desa dari tujuh desa percontohan tersebut telah menandatangani persetujuan pilot project keterbukaan informasi itu bersama Ketua Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik Elektro, Telkom University Bandung, Umar Ali Ahmad PhD.
Penandatanganan dan pemberian cindera mata itu, disaksikan Sekda Kabupaten Buteng H Kostantinus Bukide, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Armin, Kadis Pariwisata Wujuddin, dan beberapa Kepala OPD lainnya di aula kantor Bupati Buteng, Senin (5/10/2021).
"Terima kasih kepada pihak Telkom University yang telah mengimplementasikan kerja samanya dengan Pemkab Buteng, salah satunya menjadikan tujuh desa sebagai pilot project keterbukaan informasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Buteng," ungkap Kostantinus Bukide.
Jenderal ASN Buteng ini mengingatkan kepada para Kades yang desanya terpilih menjadi pilot project ini untuk memanfaatkan peluang tersebut untuk kemajuan desanya. Apalagi yang datang ini bukan hanya mahasiswa Telkom University saja, tapi juga beberapa dosen alumni luar negeri. "Jadi manfaatkan kedatangan mereka yang akan turun ke desa bapak-bapak," pesannya.