Bangun Enam Lumbung Pangan, Dinas Ketapang Target Program P2L Jadi Agro Wisata Baru Busel
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun 2021 ini telah membangun lumbung pangan di Kecamatan Lapandewa, Sampolawa, Kadatua, Siompu, Siompu Barat dan Batuatas.
Kepala Dinas Ketapang Busel, Mukmin mengungkapkan, pembangunan lumbung pangan di enam kecamatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). "Tujuannya, untuk dijadikan sebagai gudang pangan guna menjaga ketersediaan pangan di wilayah Busel pada umumnya agar tidak kurang," sambungnya.
Dikatakan Mukmin, selain pembangunan lumbung pangan, tahun ini pihaknya juga mendapat dana Dekon melalui program pekarangan pangan lestari (P2L). Program ini untuk ibu-ibu yang mempunyai keinginan dan talenta berkebun sayuran dan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang selama ini tidak pernah digunakan.
Disamping itu, program ini juga untuk meningkatkan pendapatan keluarga di masa pandemi virus covid-19 dan menjaga agar ibu-ibu tetap dalam keadaan sehat dalam mengelola kebun mereka dan sekaligus bisa mengadakan interaksi sosial dengan sehat satu sama lain.
"Tahun ini ada lima titik dari program P2L (pekarangan pangan lestari), yaitu di Desa Burangasi, Katilombu, Majapahit, Marawali dan Desa Kaofe yang mana kelompok P2L telah melaksanakan panen beberapa kali. Diharapkan program ini harus sustanable pada tahun-tahun yang akan datang sehingga masyarakat tetap menjaga kondisi ekonomi keluarga dan dapat mengkonsumsi sayuran yang sehat dan aman," ujarnya.
Program P2L lanjut Mukmin, akan terus dikembangkan menjadi salah satu agro wisata atau ODTW (obyek daya tarik wisata) baru, sehingga kawasan tersebut dapat memberikan multiplayer effect dan possitive inpact buat seluruh masyarakat Busel.
Selain itu, ia juga berharap pada Tahun 2022 proram P2L akan ditambah beberapa titik agar bisa meningkat jumlahnya dan saling berdekatan. "Saya juga sangat berterima kasih kepada bapak Bupati Busel yang sangat mendukung progaram P2L ini," ucapnya. (sr)