La Ode Umar Juara 1 Lomba Mural Kritik Polri
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Lomba Mural Piala Kapolri yang diadakan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengkritik kinerja kepolisian telah mengumumkan satu pemenang. Lomba tersebut dimenangkan oleh La Ode Umar Al Suria, pria kelahiran Kota Baubau yang juga merupakan alumni pondok pesantren SAW Baubau.
Lomba Mural yang diadakan oleh Polri diikuti oleh 803 pendaftar dari seluruh Indonesia.
Kemudian disaring hingga tersisa 80 orang untuk di pertandingkan di lapangan Bhayangkara Mabes Polri Jakarta.
Salah satu isi temanya yaitu kritikan tentang Polri.
"Untuk karya mural saya bercerita tentang image negative yang diperlihatkan oleh kepolisian. Di mana banyak oknumnya yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat malah berperlakuan buruk terhadap masyarakat," ungkapnya saat dibubungi media ini, Minggu (31/10/2021).
La Ode menjelaskan mural itu untuk mengkritik oknum, bukan institusi Polri keseluruhan namun kepada oknum yang menyalahgunakan wewenang mereka sebagai penegak hukum. Di mana, menurut pria alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini kebanyakan saat ini oknum-oknum kepolisian banyak yang melanggar dan meresahkan masyarakat yang seharusnya melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat.
"Jadi dengan adanya lomba ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengkritik penegak hukum itu sendiri. Kapolri juga kemarin sempat bilang pihak kepolisian tidak anti kritik dengan mural-mural yang disajikan masyarakat hanya tergantung bagaimana mereka menyajikannya dijalanan, jadi ada normanya juga tidak asal coret-coret, harus punya keindahan dan dinikmati masyarakat," jelasnya.
La Ode mengungkapkan lomba ini merupakan momen bagi dirinya sebagai masyarakat untuk mengkritik Polri lewat seni.
"Jadi ini momen berharga buat kita sebagai masyarakat, kapan lagi kita mengkritik kepolisian langsung disaksikan oleh Kapolri dan itu sangat menyenangkan sekali untuk masyarakat seperti kita ini," terangnya.