Baubau

Polres Baubau Musnahkan Miras, Narkoba dan Knalpot Racing

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 1 Januari 2022 01:10 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Polres Baubau Musnahkan Miras, Narkoba dan Knalpot Racing
Polres Baubau musnahkan Miras, Narkoba dan knalpot racing di penghujung tahun 2021

PUBLIKSATU, BAUBAU - Polres Baubau musnahkan Miras, Narkoba dan knalpot racing di penghujung tahun 2021. Barang tersebut merupakan barang bukti hasil operasi yang dilaksanakan selama tahun 2021.

Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari mengatakan, kegiatan operasi terpusat yang dilaksanakan pihaknya baik Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Operasi Zebra hingga kegiatan-kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam wilayah Polres Baubau dan Polsek jajaran sebagai bentuk keseriusan kepolisian untuk memberantas penyakit-penyakit masyarakat yang hampir sebagian besar dimulai baik dari minuman keras, penggunaan narkotika, psikotropika, dan penggunaan knalpot racing yang melampaui ambang batas pendengaran.

"Ini sebagai wujud sinergi antara aparat penegak hukum dengan masyarakat, tentunya dalam rangka menciptakan tertib hukum di wilayah hukum Polres Baubau. Dan mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini sebagai sebuah simbol dari kebersamaan dan keseriusan kita untuk menghilangkan semua kebiasaan-kebiasaan. Ini kita sangat sedih sekali hampir setiap hari personil Polres Baubau beserta seluruh jajaran kita melaksanakan razia penyakit masyarakat mulai dari pembawa sajam, penggunaan miras hampir setiap hari pasti ada hasilnya. Oleh karenanya mudah-mudahan yang kita lakukan hari ini betul-betul membawa manfaat, membawa dampak," ujarnya.

Adapun barang bukti minuman keras yang dimusnahkan hasil Operasi Penyakit Masyarakat Anoa 2021, sebut Kapolres, berupa bir putih sebanyak 470 botol, anggur 100 botol, arak 500 liter, konau 100 liter, bir pross 150 botol, dan knalpot racing sebanyak 430 unit.

"Jadi minuman keras ini sudah menjadi sebuah kebiasaan yang harus betul-betul kita seriusi untuk kita perangi bersama sehingga tidak menimbulkan permasalahan-permasalahan baru. Beberapa hari yang lalu muncul permasalahan penganiayaan yang berujung pada meninggal dunia diawali dari miras, sebelumnya dalam kurun waktu yang tidak kurang dari 2 atau 3 minggu juga terjadi hal yang sama semua berawal dari miras dan ini sangat memprihatinkan kita," pungkasnya. (*)

Bagikan