Berita Terkini
Opini

ASPAL BUTON MILIK ORANG BUTON?

Oleh Admin Publiksatu · Selasa, 11 Januari 2022 02:19 WIB · 3 menit baca
Bagikan
ASPAL BUTON MILIK ORANG BUTON?

Oleh: Indrato Sumantoro. *)

“Rasa Memiliki Membuatmu Peduli dan Mampu Memberi Tanpa Pamrih”. Ini adalah sebuah kata-kata mutiara yang sangat dalam maknanya. Apa lagi kalau kita kaitkan dengan aspal Buton yang sebentar lagi akan kita peringati usianya yang ke 100 tahun atau 1 abad pada tahun 2024.

Pastinya akan banyak sekali orang yang tidak peduli dengan usia 1 abad aspal Buton di tahun 2024. Mengapa? Karena memang mereka tidak merasa memiliki aspal Buton. Tetapi bagaimana dengan orang-orang yang tinggal di Pulau Buton? Apakah mereka merasa memiliki aspal Buton? Apakah aspal Buton hanya dimiliki oleh segelintir orang-orang saja yang sudah mempunyai Ijin Usaha Penambangan (IUP)? Atau aspal Buton itu milik seluruh rakyat Indonesia? Atau milik Presiden dan para pejabat negara? Atau sebenarnya aspal Buton itu milik siapa?

Menjawab pertanyaan ini akan kita kembalikan lagi kepada kata-kata mutiara: “Rasa Memiliki Membuatmu Peduli dan Mampu Memberi Tanpa Pamrih”. Sejatinya pemilik aspal Buton adalah orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap aspal Buton. Dan mau memberi untuk aspal Buton yang terbaik tanpa pamrih. Jadi siapakah orang-orang itu? Pertanyaan ini dapat dijawab oleh diri kita sendiri masing-masing. Apakah diri kita sudah peduli dengan aspal Buton? Kalau diri kita sudah peduli, maka ini berarti kita sudah merasa memiliki aspal Buton.

Indonesia sudah berganti presiden 7 kali, dan 76 tahun merdeka. Tetapi mirisnya aspal Buton masih belum mampu menggantikan aspal impor. Fakta ini sudah berbicara dengan sendirinya bahwa aspal Buton sebenarnya masih belum ada pemiliknya. Kalau saja aspal Buton sudah ada pemiliknya, tentunya pemiliknya akan peduli, dan memberikan yang terbaik untuk aspal Buton tanpa pamrih. Tetapi apa nyatanya sekarang?

Judul tulisan ini adalah “Aspal Buton Milik Orang Buton?” perlu menjadi teguran bagi orang-orang Buton agar mulai saat ini kita harus peduli aspal Buton. Dengan demikian akan membuktikan kepada dunia bahwa orang-orang Buton memang merasa memiliki aspal Buton. Dan selanjutnya orang-orang Buton akan memberikan yang terbaik untuk aspal Buton tanpa pamrih. Apa yang harus kita berikan untuk aspal Buton?

Tahun baru 2022 adalah tahun dimana kita membuat harapan baru. Harapan baru apa? Harapan baru agar aspal Buton mampu menggantikan aspal impor. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Indonesia sudah mengimpor aspal selama 40 tahun lebih, sejumlah rata-rata 1 juta ton per tahun. Atau setara dengan US$ 500 juta per tahun. Sampai kapankah Indonesia akan terus mengimpor aspal? Padahal aspal Buton sudah siap untuk dimanfaatkan untuk menggantikan aspal impor. Pertanyaan ini yang harus dijawab oleh Bapak Presiden Joko Widodo, apabila Bapak Presiden Joko Widodo peduli aspal Buton.

Bagikan