Anggarkan Perbaikan Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem, Bupati Buteng Minta Rekomendasi DPRD
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Akibat cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang yang disertai hujan beberapa hari lalu, membuat sejumlah fasilitas publik di wilayah pesisir beberapa kecamatan di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mengalami kerusakan.
Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buteng, ada empat kecamatan yang menjadi sasaran terparah dari cuaca ekstrem tersebut. Empat kecamatan itu yakni Kecamatan Talaga Raya, Mawasangka, Lakudo, dan Gu.
"Di Kecamatan Talaga Raya, fasilitas yang rusak adalah jembatan dan Talud pemecah ombak. Sementara yang terendam air diantaranya Kantor Kelurahan, Kantor Polsek, Kantor KUD, hingga masjid," beber Sekretaris BPBD Kabupaten Buteng Asman Bahara, kepada rekan media, Rabu (23/2/2022).
Di Kecamatan Mawasangka, cuaca ekstrem mengakibatkan banjir Rob dan masuk ke rumah-rumah warga Desa Gumanano akibat hempasan ombak. Sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir Rob ini.
Untuk Kecamatan Lakudo tepatnya di Desa Madongka, hempasan ombak juga terjadi yang berakibat pada rusaknya talud serta pasar rakyat.
“Kalau di Kecamatan Gu titiknya di Lakapera, kemarin terjadi banjir karena hujan yang tidak berhenti,” tutur Asman.
Dari data kerusakan tersebut, Bupati Buteng H Samahuddin mengaku siap untuk menganggarkan perbaikan-perbaikan fasilitas publik tersebut. Ia hanya butuh rekomendasi DPRD untuk mengeluarkan anggaran perbaikannya.