Berita Terkini
Baubau

PDAM Baubau Tambah Frekuensi Aliran Air di Puma

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 27 Mei 2022 13:51 WIB · 2 menit baca
PDAM Baubau Tambah Frekuensi Aliran Air di Puma
Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse meninjau sekaligus meluncurkan proyek layanan air PDAM mengalir tiga kali dalam sepekan di Puma, Kamis (26/5). Monianse terlihat sedang menyicipi air dari keran. (Foto: Texandi)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Semerbak mulai menonjolkan perbaikan kinerja. Badan usaha milik Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau itu kini mencanangkan tambahan frekuensi aliran air di Pulau Makasar (Puma) Kecamatan Kokalukuna.

PDAM memproyeksi bisa mengalirkan air bersih selama tiga kali dalam sepekan di wilayah yang terpisah dari daratan besar Kota Baubau tersebut. "Sebelumnya satu minggu sekali menjadi tiga kali dalam seminggu," kata Asisten II Sekretariat Daerah Kota Baubau, Ibnu Wahid.

Layanan tiga kali sepekan di Puma itu, ujar dia, diumumkan Kamis 26 Mei 2022. Proyek air bersih di zona tiga tersebut diluncurkan langsung oleh Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. Pun Direktur PDAM Baubau, Jemy Hersandy mendapatkan apresiasi.

"Pak Wali mengakui memang untuk bisa menyempurnakan tidak segampang yang dibayangkan. Tapi kalau ingin memperbaiki layanan dilakukan secara zona per zona, itu bukan hal yang sulit," kata Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Semerbak Baubau ini.

Monianse, ujar dia, menganggap penambahan layanan air tiga kali sepekan di Puma merupakan sebuah lompatan yang sangat baik. Tentunya langkah ini mesti dilakukan secara bertahap hingga semua pelanggan PDAM bisa menikmati aliran air setiap hari, meski tidak sampai 24 jam per hari.

"Sehingga daerah Puma ini mesti ada satu jaringan khusus yang disuplai oleh satu satu sumber tersendiri. Itu yang kita perbaiki. Saya yakin beliau (Monianse, red) yang pernah memimpin PDAM Kabupaten Buton dan Wakatobi selama 10 tahun siap berbagi pengalaman dengan jajaran PDAM Baubau," ujarnya.

Menurut dia, kritik keras Wali Kota terhadap kinerja Direktur PDAM Baubau beberapa waktu lalu seyogyanya tidak dianggap sebagai sebuah kekesalan. Melainkan merupakan bentuk tanggung jawab seorang pemimpin atas harapan besar masyarakat Kota Baubau yang menginginkan perbaikan layanan air minum.