Penjualan Obat Diduga di Atas HET, Dinkes Baubau Bakal Lakukan Pengecekan
Bagikan

BAUBAU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau bakal mengecek dugaan penjualan obat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dilakukan oleh beberapa pelaku usaha Apotek di Baubau.
"Kita akan menindak lanjuti adanya dugaan penjualan obat di atas HET yang dilakukan beberapa pelaku usaha apotek," kata dr Lukman kepada awak Butonpos di Kantor Dinas Kesehatan, Jumat, 14/10.
Informasi dugaan penjualan obat di atas HET berawal dari aksi sejumlah massa di kantor Dinas Kesehatan Kota Baubau, Kamis, 13/10. Mereka menduga sejumlah apotek menjual obat di atas HET.
"Intinya kita berterima kasih kepada masyarakat sudah membantu kita berpartisipasi mengawasi harga obat di apotek-apotek, di mana adik-adik mahasiswa mendemo kita," ucapnya.
Ia menjelaskan, bahwa untuk mengetahui harga HET ini memang harus ada survei apotek-apotek yang ada dan lebih penting lagi bahwa sistem distribusi obat dari pusat itu kan setiap pabrik berbeda-beda.
"Inikan akhirnya akan mempengaruhi jalur distribusi obat ke daerah. Nah biaya obat yang dibebankan ke pemesan ini kan tentu akan membuat biaya obatnya akan meningkat," jelasnya.
Sehingga menurutnya, jadi memang banyak faktor yang mempengaruhi harga-harga obat di pasar meningkat, tapi memang ini masukan ke Dinkes untuk kembali pantau harga-harga eceran obat di masyarakat.