Ratusan Siswa MTsN 1 Ikut Penguatan Moderasi Beragama
Bagikan

PUBLIKSATU. BAUBAU-MTsN 1 Baubau menggelar workshop, sebagai bentuk implementasi penguatan moderasi beragama. Diikuti sekitar kurang lebih 154 siswa di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau.
Kepala MTsN 1 Baubau, Mursali SPd melalui koran ini, Sabtu (4/2), mengungkapkan, kegiatan penguatan moderasi beragama merupakan kegiatan yang diperlukan di Kementerian Agama sejak 2021 lalu. Kata dia, penguatan dan pemahaman moderasi beragama tidak hanya dilakukan lembaga keagamaan, melainkan juga lembaga pendidikan.
Dikatakan pula, moderasi beragama harus diimplementasikan pada tingkat madrasah. Lanjut dia, maka para siswa memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana moderasi beragama. Menurut Mursali, maksud moderasi beragama bukan memoderasikan agama sendiri, tetapi bagaimana cara pandang, bersikap dan keberagamaan.
"Moderasi beragama itukan bukan memoderasi kita punya agama. Moderasi beragama itu adalah bagaimana cara pandang yah dan caranya kita bersikap dan keberagamaan kita ini," ucap Mursali.
Ia menambahkan, empat pendekatan dalam implementasi moderasi beragama. Pertama pemahaman, kedua pencegahan, ketiga pengentasan dan keempat pengembangan. Tidak hanya itu, pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan implementasi penguatan moderasi beragama berasal dari berbagai kalangan.
"Pemateri yang kita hadirkan ini dari unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Kemudian dari unsur MUI Kota Baubau, Ikatan Muballigh Sulawesi Tenggara Kota Baubau, Kemenag dan Kepala Madrasah. Ini yang akan memberikan pencerahan-pencerahan kepada anak-anak kita ini mengenai moderasi beragama ini," bebernya.
Hal senada diungkapkan ketua OSIS MTsN 1 Baubau, Muh Rokhmin S. Menurutnya, kegiatan penguatan implementasi moderasi beragama cukup bagus. Dikarenakan dapat memberikan pengajaran bagaimana bersikap beragama dalam bermasyarakat.