Baubau

Wali Kota Baubau Geser 10 Pejabat Tinggi, Baca Daftarnya

Oleh penulis · Rabu, 5 April 2023 18:50 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Wali Kota Baubau Geser 10 Pejabat Tinggi, Baca Daftarnya

PUBLIKSATU, BAUBAU - Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse kembali melakukan rotasi-mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama. Sebanyak 10 pejabat eselon II digeser ke jabatan lain.

Para pejabat tersebut yakni La Ode Aswad, Asmahani, La Ode Darussalam, MZ Tamsir Tamim, Ibnu Wahid, Sitti Munawar, Andi Hamzah Machmud, Abdul Karim, Wa Ode Muhibah, dan Abdul Rahman. Mereka dilantik bersama 14 pejabat eselon II lainnya di aula Palagimata, Rabu (5/4).

Bukan hanya itu, pada pelantikan tersebut, Wali Kota Baubau secara mendadak juga memberikan tugas tambahan kepada dua Staf Ahli yakni Amsir Afie dan Ruslan RZ. Amsir ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan dan Ruslan diangkat jadi Badan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

"Rotasi mutasi yang dilakukan hari ini merupakan rangkaian dari kegiatan uji kompetensi beberapa waktu lalu dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan melibatkan unsur eksternal yang independen serta berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terlebih lagi telah memperoleh rekomendasi KASN," ujar Monianse.

Olehnya itu, menurut dia, rotasi-mutasi jabatan mesti dipandang sebagai suatu keniscayaan dalam roda pemerintahan. Di sisi lain pelantikan hari itu juga bernilai strategis dalam rangka pembenahan birokrasi dipandang dari sudut kepentingan organisasi.

"Saya juga ingin menegaskan sekaligus mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-undang Pilkada, kami masih memiliki kewenangan untuk melakukan pengangkatan, pemberhentian, maupun pemindahan sampai dengan akhir masa jabatan. Pasal 71 UU Nomor 10 tahun 2016 bunyinya sangat jelas, sejelas ketika kita melihat matahari bahwa ini sudah siang," tuturnya.

Lebih jauh, Wali Kota meminta seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau agar senantiasa mencermati perkembangan penyelenggaraan pemerintahan dan dinamika sosial kemasyarakatan. Seorang pemimpin harus memiliki kepekaan, mau mendengarkan, mengamati fenomena yang sedang terjadi dan tanggap melaksanakan tugas.

Bagikan