Berita Terkini
Baubau

23 Calon Alumni FKM Unidayan Dibekali Softskill Hadapi Dunia Kerja

Oleh penulis · Selasa, 20 Juni 2023 21:16 WIB · 2 menit baca
23 Calon Alumni FKM Unidayan Dibekali Softskill Hadapi Dunia Kerja

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sebanyak 23 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unidayan sebentar lagi menyandang gelar sarjana. Menariknya, mereka tidak dibiarkan tamat dengan modal nilai akademik saja.

Kepada 23 calon alumni FKM tahun 2023 itu diberikan pelatihan softskill dan layanan karir, di baruga La Ode Malim Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Selasa (20/6). Orang-orang qualified dipilih jadi pemateri kegiatan bertema "Menjadi Generasi yang Inovatif, Kreatif, dan Berdaya Saing Menuju Dunia Kerja" itu.

Pun materi yang disajikan sangat relevan dengan dunia kerja sarjana kesehatan masyarakat. Materi tersebut meliputi prospek kerja kesehatan di rumah sakit, teknik melamar dan tips sukses dalam interview, menyusun riwayat hidup, dan lamaran kerja, public speaking, informasi dunia dan lowongan kerja, serta konseling layanan dan bimbingan kerja.

"Ketika anda memasuki dunia kerja, maka tidak hanya kemampuan akademik yang dipertimbangkan, tetapi juga kemampuan softskill dari calon," kata Wakil Rektor III Unidayan, La Baride mewakili Rektor saat membuka pelatihan bagi calon wisudawan FKM tahun 2023.

Lebih jauh, jelas dia, persentase alumni yang menggeluti dunia kerja relevan juga menjadi komponen penilaian penting dalam akreditasi program studi. "Ini salah satu syarat yang tidak bisa ditawar-tawar," Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unidayan ini.

Sementara itu, Dekan FKM Unidayan, Rininta Andriani mengatakan, pelatihan softskill angkatan VIII dan layanan karir angkatan IV ini merupakan komitmen yang terus dipertahankan untuk memberikan bekal kepada setiap calon wisudawan/wisudawati FKM Unidayan dalam menghadapi dunia kerja.

"Ke depan, selain hasil yang kalian sudah dapatkan selama delapan semester atau lebih di Fakultas Kesehatan Masyarakat, kemampuan softskill juga sangat dibutuhkan. Dunia kerja sekarang ini bukan hanya mengharapkan ijazah, tapi juga skill terutama adalah softskill," jelas Rininta.